Kapak perimbas dan kapak penetak adalah alat batu penting dalam kehidupan prasejarah Indonesia, digunakan untuk berbagai aktivitas seperti berburu, memotong, dan memproses bahan makanan. Artikel ini membahas fungsi, teknik pembuatan, dan peran kedua alat ini dalam konteks budaya prasejarah, termasuk hubungannya dengan fosil Homo Soloensis dan tradisi lisan.
Temukan bagaimana penemuan Fosil Homo Soloensis di Jawa Tengah mengungkap evolusi manusia Asia, didukung oleh artefak seperti kapak perimbas dan tradisi lisan yang melestarikan sejarah.
Eksplorasi mendalam tentang warisan budaya Indonesia, dari tradisi lisan hingga artefak sejarah, dan strategi pelestariannya di tengah modernisasi.
Mengungkap tradisi unik Indonesia dari sastra lisan hingga ritual, serta upaya pelestariannya menghadapi modernisasi melalui arsip, penelitian, dan dokumentasi.
Artikel ini menjelajahi Tambo sebagai naskah kuno Minangkabau yang merekam sejarah, tradisi, sastra lisan, dan warisan budaya seperti peristiwa Bandung Lautan Api dan Revolusi Medis.
Tambo sebagai warisan budaya Indonesia yang merekam sejarah, tradisi, dan peristiwa penting seperti Pertempuran Medan Area dan Bandung Lautan Api melalui sastra lisan dan catatan tradisional.
Temukan misteri Homo Soloensis, fosil manusia purba Jawa yang mengungkap evolusi manusia melalui artefak kapak perimbas, tradisi lisan, dan arsip sejarah.
Mengenal kekayaan sastra lisan Indonesia sebagai warisan budaya tak benda yang mencakup tradisi, pantun, tambo, dan kaitannya dengan sejarah bangsa.
Eksplorasi arsip sejarah Indonesia dari Pertempuran Medan Area hingga fosil Homo Soloensis sebagai sumber penelitian dan pendidikan yang kaya.
Jelajahi kekayaan tradisi Indonesia yang mencakup upacara adat, ritual keagamaan, warisan sejarah, dan ekspresi budaya dari masa prasejarah hingga modern.